TRUST ME, I’M A BIOLOGIST !! & STUDY OVERSEAS

on

Sabtu, 23 Mei 2015, biro humas bekerjasama dengan biro pendidikan mengadakan acara Stadium Generale yang kedua. Berbeda dengan Stadium Generale sebelumnya, kali ini acara dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama bertema “Trust Me, I’m a Biologist” mengundang Teh Indah Winarti dari International Animal Rescue dan Kang Stefan Nugroho dari Stem Cell and Cancer Institute PT Kalbe Farma.

Dalam sesi pertama, teh Winar berbagi pengalaman dalam hal konservasi kukang, beliau mengatakan bahwa dalam konservasi kukang sangat membutuhkan banyak anak biologi karena orang yang mempelajari biologi lebih mengetahui cara mengolah dan melestarikan alam, orang biologi juga dekat dengan alam. Hal yang dibutuhkan untuk menjalankan konservasi ini yaitu kemauan yang tinggi dan usaha yang keras serta tidak mudah menyerah. Dilanjutkan dengan kang Stefan yang bekerja di perusahaan mengenai stem cell, menurut pengalamannya perusahan membutuhkan orang yang mau bekerja keras bukan hanya mengandalkan kemampuan akademik namun juga dalam segala aspek salah satunya berorganisasi. “Kita tidak boleh menjadi mahasiswa rata-rata” ucap beliau, kita harus terus belajar dan memperdalam ilmu yang kita miliki.
Sebelum masuk ke sesi dua, Vegetasi yang merupakan vocal group Himbio Unpad tampil memberikan hiburan untuk para peserta, ada pula doorprize berupa kupon makan gratis di komabi. Selamat untuk para pemenang doorprize !!

Sesi dua dimulai dengan tema “Study Overseas”, kang Tedi Setiadi yang mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus Europe dan kang Dwi Nur Laksono yang pernah menginjakan kakinya di Ramkhamhaeng University Thailand hadir untuk berbagi pengalamannya diluar negeri. Mereka menjelaskan bahwa belajar di luar negri memerlukan persiapan yang matang. “Usaha apa yang sudah kita lakukan untuk belajar di luar negeri?” pertanyaan ini harus ada dalam diri masing-masing orang yang ingin belajar ke luar negeri. Hal yang harus disiapkan yaitu semasa kuliah harus mencari pengalaman sebanyak-banyaknya untuk bekal nanti. Kita harus memperhatikan banyak hal diantaranya integrasi, bagaimana caranya berbaur dengan kebudayaan negara lain dan bagaimana caranya menyesuaikan diri dengan kebudayaan dan kehidupan disana. Kita juga harus mengetahui sistem pendidikan disana contohnya ECTS: European Credit Transfer and Accumulation System (credit point & grading scale) yaitu suatu sistem agar mempermudah transfer SKS apabila berpindah satu negara ke negara lain, orang Perancis suka dengan ujian tertulis dan laporan praktikum.

Play Hard, Study Hard!
Tidaklah mudah untuk mencapainya namun usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasil dan pengalaman di dapat disana. Selalu ada jalan bagi orang yang mau berusaha. Europe? America? Asia? Australia? Africa? Ecology? Microbiology? Biotechnology? It’s your choice !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s