PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN


​ Kita tidak pernah bisa memperkirakan umur seseorang dan kita tidak tahu apa penyakit yang diderita oleh orang-orang disekitar kita. Ketika seseorang mengalami kecelakaan terkadang kita hanya panik dan takut tanpa melakukan pertolongan. Jangankan bertindak untuk berusaha menolong saja kita tidak tahu bagaimana caranya saat menolong orang yang mengalami kecelakaan itu. Maka dari itu biro ekskursi memfasilitasi warga himbio dalam menambah ilmu serta membuka wawasan mengenai pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan. Oleh karena itu kami mengadakan pematerian yang bertemakan Pertolongan Pertama. Terkadang saat kita menolong orang yang menurut kita itu benar belum tentu dalam faktanya benar. Tanpa tahu teorinya seperti apa bisa jadi kita dapat membahayakan nyawa seseorang, seperti ketika seseorang mengalami penyakit yang berbahaya kita tahu bagaimana cara mengatasinya.

Kedaruratan medis adalah gangguan tubuh yang ada dan sudah dikenali di dunia kedokteran atau dikenal dengan sebutan penyakit. Penyebabnya bisa karena infeksi,racun atau kegagalan sistem dalam tubuh. Adapun tanda-tanda yang bisa dideteksi ketika seseorang terkena penyakit yaitu salah satunya perubahan status mental,perubahan irama jantung,perubahan pernafasan,perubahan tekanan darah dan perubahan keadaan kulit. Selain tanda-tanda ada pula gejala yang biasa ditimbulkan salah satunya adalah Demam,nyeri,mual,buang air kecil berlebih/tidak sama sekali,pusing dan sesak nafas. Penyakit-penyakit yang berbahaya dan kebanyakan terjadi disekitar kita seperti gangguan jantung,gangguan pernafasan,gangguan kesadaran,pingsan dll. Jangan panik terlebih dahulu lakukan Tenangkan penderita dan jangan tinggalkan penderita sendiri,pastikan jalan nafas penderita terbuka dengan baik dan berikan oksigen bila ada,kendorkan pakaian yang mengikat, bawa secepatnya ke RS.

Adapun penyakit yang sering kita temui yaitu pingsan. Pingsan terjadi karena peredaran darah ke otak berkurang, dapat terjadi akibat emosi yang hebat, berada dalam ruangan yang penuh orang tanpa udara yang cukup, letih dan lapar serta aktifitas berat. Cara mengatasi ketika ada yang pingsan yaitu, baringkan penderita dengan tungkai ditinggikan,longgarkan pakaian, usahakan penderita menghirup udara segar,periksa cedera lainnya dan diberi selimut.

Selain itu ada pula yang dinamakan kram panas yang terjadi akibat kehilangan garam tubuh yang berlebihan melalui keringat. Salah satu penanganan adalah Baringkan penderita di tempat teduh. Diberi minum kepada penderita, bila perlu campur sedikit garam. Kelelahan panas bisa terjadi akibat kondisi yang tidak fit pada saat melakukan aktivitas di lingkungan yang suhu udaranya relatif tinggi, yang mengakibatkan terganggunya aliran darah. Penanganan yang sama juga dapat dilakukan. Ada dimana dapat terjadi yang namanya hipotermia. Udara dingin dapat menyebabkan suhu tubuh menurun. Suhu lingkungan tidak perlu sampai beku untuk mencetuskan hipotermia. Ada beberapa keadaan yang memperburuk hipotermia yaitu faktor angin dan kekurangan makanan. Cara penanganan yang tepat Pindahkan penderita dari lingkungan dingin,jaga jalan napas dan berikan oksigen bila ada, ganti pakaian yang basah, selimuti penderita, upayakan agar tetap kering, bila penderita sadar dapat diberikan minuman hangat secara pelan pelan, rujuk ke fasilitas kesehatan.
Selain itu ada yang namanya Bantuan Hidup Dasar (BHD) & Langkah Tindakannya ini adalah Bantuan hidup (life support) merupakan sebuah upaya sederhana mengatasi keadaan yang mengancam nyawa seseorang sehingga dapat mempertahankan hidupnya untuk sementara. Disebut Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support) karena tanpa menggunakan intervensi obat atau alat kejut jantung, jika sebaliknya disebut dengan bantuan Hidup Lanjut (Advance Life Support). Langkahnya sebagai berikut : Airway Control (Penguasaan Jalan Napas), breathing Support (Bantuan Pernapasan), circulatory Support (Bantuan Sirkulasi). Hal tersebut ada kaitan eratnya dengan rantai survival diantaranya yaitu Memanggil bantuan medis, Melakukan Resusitasi Jantung Paru, defibrilasi (dengan alat kejut jantung) dan pertolongan Hidup Lanjut. Dalam keadaan yang bisa dibilang darurat ada kalanya kita melakukan bantuan pernafasan, cara melakukan bantuan pernafasan sebagai berikut melalui mulut penolong menggunakan masker RJP/APD atau secara langsung ke hidung/mulut penderita atau menggunakan alat bantu berupa masker berkatup (BVM).
Pemateri pertolongan pertama kecelakaan ini menjadi ilmu baru yang didapatkan oleh pesertanya. Selain penyampaian materi juga disertai dengan praktek langsung sehingga dapat dipahami. Acara ini diselenggarakan oleh Biro Ekskursi Dewan Pengurus XXXVI Himpunan Mahasiswa Biologi UNPAD sebagai bekal ilmu saat berada dialam bebas maupun saat berada dilingkungan masyarakat. Kita sebagai seorang biolog juga harus mengetahui hal-hal penting saat berada di alam bebas salah satunya seperti penanganan saat terjadi kecelakaan pada saat melakukan penelitia, KKL, OWA maupun ekspedisi.

​​​​​​​​​ Biro Ekskursi
​​​​​​​​ ​Dewan Pengurus XXXVI
​​​​​​​ ​ HIMBIO UNPAD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s