Pengamatan Burung di Leuweung Sancang


Berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 370/Kpts/Um/6/1978 tgl. 9-6-1978 Leuweung Sancang ditetapkan sebagai Cagar Alam seluas 2.157 Ha. Kemudian berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 682/Kpts-II/1990 tanggal 17 Nopember 1990 ditetapkan Cagar Alam Laut Sancang dengan luas 1.150 Ha memanjang dari muara sungai Cimerak sampai muara sungai Cikaengang Secara administrasi pemerintahan terletak di Desa Sancang, Sagara, Karyamukti dan Karyasari Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Topografi kawasan merupakan kombinasi dataran landai dan perbukitan, ke arah Selatan dan Barat umumnya landai dan ke arah timur berbukit dengan ketinggian antara 0 – 175 m dpl. Berdasarkan Schmidt dan Ferguson termasuk ke dalam type iklim B dengan nilai Q 24,19mlah bulan basah (sumber: BBKSDA Jabar)Dilakukan pengamatan burung selama 3 hari dari tanggal 19 Juli – 21 Juli 2011 mulai pukul 06.00-16.30 dengan metode jelajah di daerah hutan sancang menuju pantai dengan luas wilayah kawasan 82400 m2 pada ketinggian 0-4 mdpl, daerah hutan terbuka, banyak terdapat semak dan pepohonan rendah. Di tempat ini banyak terdapat tumbuhan berbiji dan buah-buahan. Juga banyak terdapat pohon yang sudah kering sehingga diperkirakan banyak nya serangga yang hidup. Daerah ini merupakan jalan utama dari desa menuju pantai dan tempat ziarah bagi para penduduk ke tempat kramat Cikajayaan. Sehingga pengamatan kadang terganggu oleh suara bising knalpot motor yang digunakan untuk mengantar penduduk juga penduduk maupun pendatang yang berlalu lalang.Burung yang berhasil di data berjumlah 37  jenis burung  dan terdapat 5 jenis burung yang di lindungi.Berikut daftar jenis burung yang diamati:

Hutan A

1.  Merbah cerukcuk ( Pycnonotus goiavier )

2.  Remetuk laut ( Gerygone sulphurea )

3. Cica-daun besar ( Chloropsis sonnerati )

4. Cica-daun sayap biru ( Chloropsis cochinchinensis )

5. Cucak kutilang ( Pycnonotus aurigaster )

6. Ceret gunung ( Cettia vulcania )

7. Cipoh kacat ( Aegithina tiphia )

8. Caladi tilik ( Picoides moluccensis )

9. Cekakak sungai ( Todirhamphus chloris )

10. Paok pancawarna ( Pitta guajana )

11. Sepah hutan ( Pericrocotus flammeus)

12. Srigunting batu (Dicrurus paradiseus)

13. Takur tulung tumpuk (Megalaima javensis)**

14. Takur ungkut-ungkut (Megalaima haemacephala)

15. Cucak kuricang (Pycnonotus atriceps)

16. Cinenen kelabu (Orthotomus ruficeps)

17. Cinenen pisang (Orthotomus sutorius)

18. Walet laut (Apus pacificus)

19. Tekukur biasa (Streptopelia chinensis)

20. Kadalan birah (Phaenicophaeus curvirostris)

21. Takur jambang kuning/gedang (Megalaima chrysopogon)*

22. Pelatuk punggung oranye (Reinwardtipicus validus)*

23. Jinjing batu (Hemipus hirundinaceus)

24. Raja Udang kalung biru (Alcedo euryzona)**

25. Elang hitam (Ictinaetus malayensis)**

26. Kangkareng perut putih (Anthracoceros albirostris)**

27. Delimukan zamrud (Chalcophaps indica)

28.  Prenjak Jawa (Prinia familiaris)

29. Kepodang kuduk hitam (Oriolus chinensis)

30. Derkuku sopa (Macropygia emiliana)*

31. Elang laut perut putih (Haliaetus leucogaster)**

32. Kecici belalang (Locustella certhiola)

33. Kacamata Jawa (Zosterops flavus)

34. Merbah corok-corok (Pycnonotus simplex)

35. Wiwik kelabu (Cacomantis merulinus)

36. Cikrak daun (Phylloscopus coronatus)

37. Bubut alang-alang (Centropus bengalensis)

38. Jinjing petulak (Tephrodornis gularis)

Pengamatan Di daerah Hutan B

Dilakukan pengamatan burung selama 3 hari dari tanggal 19 Juli – 21 Juli 2011 mulai pukul 06.00-16.30 dengan metode jelajah di daerah hutan sancang dari daerah cikajayaan sampai ke pantai sancang, luas wilayah sekitar 64000 m2, ketinggian 0-5 mdpl dengan keadaan berupa hutan dengan kanopi yang lebat hampir sebagian besar ditumbuhi pepohonan tinggi sehingga menyulitkan pengamatan karena tinggi nya pohon tempat burung bertengger, juga bayangan pohon yang menyulitkan penglihatan sehingga burung hanya terlihat siluet nya saja. Burung yang berhasil di data berjumlah 18 jenis dengan 5 jenis burung di lindungi. Berikut daftar jenis burung yang diamati:

Hutan B:

  1. Cabai bunga api (Dicaeum trigonostigma)
  2. Cinenen pisang ( Orthotomus sutorius )-
  3. Walet-palem asia ( Cypsiurus balasiensis )
  4. Walet sapi ( Collocalia esculenta )
  5. Sikatan biru-putih (jantan) ( Cyanoptila cyanomelana )
  6. Udang pungguh-merah ( Ceyx rufidorsa )**
  7. Cekakak jawa ( Halcyon cyanoventris )
  8. Srigunting batu (Dicrurus paradiseus)-
  9. Srigunting jambul rambut (Dicrurus hottentotus)
  10. Sempur hujan rimba (Eurylaimus javanicus)**
  11. Cinenen kelabu (Orthotomus ruficeps)-
  12. Burung madu sepah raja (Aethopyga siparaja)**
  13. 13.   Kadalan birah (Phaenicophaeus curvirostris)-
  14. Sepah hutan  (Pericrocotus flammeus)-
  15. 15.   Meninting besar (Enicurus leschenaultia)
  16. Meninting kecil (Eunicurus velatus)
  17. Burung madu pengantin (Nectarinia sperata)**
  18. Kuntul karang (Egretta sacra)**

**              Burung dengan status di lindungi

*                 Burung dengan status belum jelas di identifikasi

Dari hasil pengamatan burung di kedua tempat yang apabila di hitung luas daerah nya sekitar 1464 km2 di dapatkan total 51 jenis burung dengan 10 jenis burung yang di lindungi. Hal ini menandakan ternyata leuweung Sancang sebagai tempat konservasi alam juga sebagai tempat ziarah masyarakat mempunyai keanekaragaman burung yang masih tinggi di balik banyaknya pengrusakan dan pembalakan hutan di leuweung Sancang. Maka dihimbau agar Leuweung Sancang ini tetap dan dijaga dan dilestarikan jangan sampai luas hutan semakin berkurang karena banyak nya kegiatan masyarakat di daerah tersebut.

No

Tabel. 1 Daftar Jenis burung dan status nya di daerah Leuweung Sancang

Nama lokal

Nama Ilmiah

family

Jumlah jenis

Status

Status Konservasi

Status Dlindungi di Indonesia

1

Merbah cerukcuk Pycnonotus goiavier Pycnonotidae

12

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

2

Cucak kutilang Pycnonotus aurigaster Pycnonotidae

11

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

3

Merbah corok-corok Pycnonotus simplex Pycnonotidae

3

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

4

Cucak kuricang Pycnonotus atriceps Pycnonotidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

5

Remetuk laut Gerygone sulphurea Acanthizidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

6

Cica-daun besar Chloropsis sonnerati Chloropseidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

7

Cica-daun sayap biru Chloropsis cochinchinensis Chloropseidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

8

Ceret gunung Cettia vulcania Cettiidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

9

Cipoh kacat Aegithina tiphia Aegithinidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

10

Caladi tilik Picoides moluccensis Picidae

1

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

11

Pelatuk punggung oranye Reinwardtipicus validus Picidae

1

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

12

Cekakak sungai Todirhamphus chloris Halcyonidae

3

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

13

Cekakak jawa Halcyon cyanoventris Halcyonidae

1

Endemik

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

14

Raja Udang kalung biru Alcedo euryzona Alcedinidae

2

Rentan

Dilindungi

15

Udang pungguh-merah Ceyx rufidorsa Alcedinidae

1

Beresiko rendah

Dilindungi

16

Srigunting batu Dicrurus paradiseus Dicruridae

3

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

17

Srigunting Jambul-rambut Dicrurus hottentotus Dicruridae

1

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

18

Takur tulung tumpuk Megalaima javensis Ramphastidae

8

endemik

Hampir terancam

Dilindungi

19

Takur jambang kuning/gedang Megalaima chrysopogon Ramphastidae

2

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

20

Takur ungkut-ungkut Megalaima haemacephala Megalaimidae

2

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

21

Paok pancawarna Pitta guajana Pittidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

22

Sepah hutan Pericrocotus flammeus Campephagidae

6

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

23

Jinjing batu Hemipus hirundinaceus Campephagidae

4

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

24

Jinjing petulak Tephrodornis gularis Campephagidae

2

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

25

Tekukur biasa Streptopelia chinensis Columbidae

2

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

26

Derkuku sopa Macropygia emiliana Columbidae

2

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

27

Delimukan zamrud Chalcophaps indica Columbidae

1

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

28

Cinenen kelabu Orthotomus ruficeps Sylviidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

29

Cinenen pisang Orthotomus sutorius Cisticolidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

30

Prenjak Jawa Prinia familiaris Cisticolidae

Endemik

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

31

Walet laut Apus pacificus Apodidae

4

Migran

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

32

Walet-palem asia Cypsiurus balasiensis Apodidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

33

Walet sapi Collocalia esculenta Apodidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

34

Bubut alang-alang Centropus bengalensis Cuculidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

35

Wiwik kelabu Cacomantis merulinus Cuculidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

36

Kadalan birah Phaenicophaeus curvirostris Cuculidae

2

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

37

Elang hitam Ictinaetus malayensis Accipitridae

1

Beresiko rendah

Dilindungi

38

Elang laut perut putih Haliaeetus leucogaster Accipitridae

2

Beresiko rendah

Dilindungi

39

Kangkareng perut putih Anthracoceros albirostris Bucerotidae

2

Beresiko rendah

Dilindungi

40

Burung madu sepah raja Aethopyga siparaja Nectariniidae

1

Beresiko rendah

Dilindungi

41

Burung madu pengantin Nectarinia sperata Nectariniidae

1

Beresiko rendah

Dilindungi

42

Sikatan biru-putih Cyanoptila cyanomelana Muscicapidae

Migran

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

43

Meninting besar Enicurus leschenaulti Muscicapidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

44

Meninting kecil Eunicurus velatus Muscicapidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

45

Kepodang kuduk hitam Oriolus chinensis Oriolidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

46

Kecici belalang Locustella certhiola Megaluridae

Migran

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

47

Kacamata Jawa Zosterops flavus Zosteropidae

Hampir terancam

Tidak dilindungi

48

Cikrak daun Phylloscopus coronatus Phylloscopidae

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

49

Cabai bunga api Dicaeum trigonostigma Dicaeidae

1

Beresiko rendah

Tidak dilindungi

50

Sempur hujan rimba Eurylaimus javanicus Eurylaimidae

2

Beresiko rendah

Dilindungi

51

Kuntul karang Egretta sacra Ardeidae

9

Beresiko rendah

Dilindungi

2 Comments Add yours

  1. d3bio87 says:

    sy alumni biologi D3 Unpad 87, pd thn 1990 mengadakan kuliah lapangan ke Sancang, termasuk pengamatan burung bersama….dosen ahli burung dari Jepang, Hiroshi Kobayasi….makasih infonya…

  2. duan says:

    bagaimana keadaan hutan disana? terakhir saya kesana 15 tahun lalu, masih sangat baik, banyak pohon besar, kemudian saya dengarn setelah 1998 cagar alam leuweng sancang di rangsek oleh penduduk sekitar dan sudah habis sama sekali pohonnya ditebang, semua sudah si konversi jadilahan pertanian..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s