Field Trip nya DCL di Sancang


 

Pada Field Trip di Laut Sancang ini, kami menggunakan metode transek yang dinamakan ’Belt Transek’ dan metode jelajah. Transek itu sendiri merupakan jalur sempit melintang lahan yang akan dipelajari atau diselidiki. Metode transek ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perubahan vegetasi dan perubahan lingkungan serta untuk mengetahui hubungan vegetasi yang ada disuatu lahan secara cepat. Dan metode ’Belt Transek itu sendiri merupakan jalur vegetasi yang lebarnya sama dan sangat panjang. Lebar  jalur ditentukan oleh sifat – sifat vegetasinya untuk menunjukan bagan yang sebenarnya. Panjang transek tergantung tujuan penelitian. Setiap segmentdipelajari vegetasinya( Shukla et al , 1985). Panjang belt transek yang digunakan adalah menarik garis tegak lurus 100 meter terhadap garis pantai ke arah laut dengan titik pengamatan setiap 10 meter dengan lebar kanan dan kiri masing-masing 2,5 meter. Untuk metode jelajah dilakuakan pada saat pengumpulan gastropoda karena metode jelajah ini merupakan metode unutk mencari, mengamatai dan mengidentifikasi apasaja yang dijumpai ketika perjalanan, jadi tidak tertuju pada satu titik saja.

Selain metode yang digunakan, yang harus diperhatikan lagi adalah pasang surutnya laut tersebut, apabila pasang, pengamatan tidak dapat dilakukan karena kami hanya melakukan pengamatan dengan mata telanjang dan perhitungan manual, sehingga apabila pengamatan dilakukan di air yang tingginya melebihi mata kaki akan sangat mengalami kesulitan, oleh karena itu kami menunggu waktu surut air laut tersebut agar memudahkan pengamatan yaitu berkisar pada pukul 14.00 – 16.30 WIB.

          Hasil yang di dapat diantaranya :

  1. Metode ’Belt Transek’

Jarak

Jumlah Spesies

Sebelah Kiri

Sebelah Kanan

10 meter ke-1

Dipenuhi rumput laut

1 ekor ikan laut kecil

     Dipenuhi oleh rumput laut

23 bintang ular dan lamun

10 meter ke-2

50 ekor bintang ular,

1 teripang**),

1 jenis gastropoda*

algae

          148 bintang ular

 

Algae

 

Rumpu laut

 

Lamun

10 meter ke-3

60 ekor bintang ular

1 bivalvia,

         1 jenis Annelida***

200 Bintang Ular

10 meter ke-4

121 ekor bintang ular

1 bivalvia,

           1 teripang**),

200 ekor bitang ular

1 jenis gastropoda*

1 jenis Bivalvia

Algae

10 meter ke-5

61 bintang ular

1 jenis gastropoda*

1 jenis crustaceae (kepiting kecil),

1 jenis annelida***,

1 jenis teripang**

Algae****

 1 jenis crustaceae (kepiting kecil)

 

1 jenis gastropoda*

Rumput laut , Lamun

 

 

 

 

 

 

 

10 meter ke-6

22 ekor bintang ular,

1 jenis annelida***,

1 jenis gastropoda*

                Algae

80 ekor bintang ular

1 jenis crustaceae (kepiting kecil)

3 jenis annelida

10 meter ke-7

11 ekor bintang ular,

1 jenis gastropoda*,

1 jenis annelida***,

Algae****

         2 jenis annelida

Algae****

68 ekor bintang ular

2 jenis crustaceae (kepiting kecil)

10 meter ke-8

4 ekor bintang ular,

1 jenis gastropoda*,

1 jenis annelida***,

algae

         40 ekor bintang ular

1 jenis annelida***,

Algae

10 meter ke-9

dipenuhi algae****,

           20 ekor bintang ular

Dipenuhi algae***

10 meter ke-10

8 ekor bintang ular,

1 jenis annelida

          10 ekor bintang ular

Algae***

 Keterangan :

 *gastropoda         : – Cypraea moneta

 **teripang  : – Actynopyga miliaris (Black fish) **)

Eauapta godeffroyi (teripang sabuk raja) **))

 ***annelida : – Nereis sp.

 ****algae   : – algae hijau

– algae coklat (Tubinaria dan Sargassum)

– algae merah (Gracillaria)

Tempat                 : keadaannya dipenuhi dengan rumput laut dan lamun juga berbatu

  1. Metode Jelajah

Pada metode jelajah ini lebih banyak ditemukan 17 spesies dari kelas gastropoda, diantaranya adalah sebagai berikut :

Family

Jenis

Jumlah

a. Family Conidae Conus ebraeus (Linnaeus, 1758)

2

Conus rattus (Hwass, 1792)

1

b. Family Trochidae Monodonta labio (Linnaeus, 1758)

12

c. Family Turbinidae Turbo argyrostoma (Linnaeus 1758)

1

d. Family Muricidae Thais culeate (Deshayes, 1844)

1

Thais hippocastanum (Linnaeus, 1758)

1

e. Family Cypraeadae Cypraea moneta (Money Cowrey.L., 1758)

2

f. Family Trochidae Trochus stellatus (Gmelin, 1791)

1

g. Family Tellinidae Tellina palatam (Iredale, 1929)

1

h. Family Cerithiidae Cerithium alvedum (Hombron & Jac.Gvinot, 1854)

1

Clypeomorus moniliferus (Kiener, 1841)

4

i. Family Buccinidae Engina mendicaria (Linnaeus, 1758)

1

j. Family Thiaridae Faunus ater (Linnaeus, 1758)

1

k. Family Costellarid Vexillum vulpecula (Linnaeus, 1758)

1

l. Family Neritidae Nerita albicilla (Linnaeus, 1758)

1

Nerita chamaeleon (Linnaeus, 1758)

4

m. Family Nassariidae Nassarius margaritifer (Dunker, 1847)

1

n. Kelas Echinoidea Bulu babi hitam *

1

Keterangan : gastropoda ini didapat di sepanjang pinggir pantai dan diambil hanya yang   mewakili saja, jumlah yang diambil pun hanya mewakili, karena jumlah sebenarnya sangatlah banyak

*ditemukan diantara bebatuan (karang) yang jaraknya berkisar 100 meter dari garis pantai.

Hewan laut yang paling mendominasi adalah bintang ular , karena populasinya yang sangat banyak sehingga tersebar luas di area pantai .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s